Alasan untuk Harus Investasi, Tidak Hanya Menabung

by - February 05, 2021

 “Dulu waktu ibu masih muda, harga Indomie cuma 500 rupiah. Bahkan waktu masih kecil, harganya sudah jadi 1000 rupiah, sekarang harganya sudah jadi 2000 rupiah. Gimana sih kok dunia kayak gini”


Aku yakin semua dari kita pernah mendengarkan perkataan itu.

Bahkan bagi kamu kamu yang sudah lebih tua dari aku, bahkan merasakan langsung akan hal itu.


Bahwa: ada perbedaan harga satu produk yang sama di masa sekarang dan masa lalu, yang mana harga sekarang lebih mahal.


Itu dia ada istilah keren yang dikenalkan ekonomi, namanya Inflasi.


Inflasi adalah kenaikan harga suatu barang.


Di Indonesia sendiri, kalau kita lihat data di Bank Indonesia, inflasi rata-rata tahunan kita itu 3 plus minus 1 persen. Atau bisa dibilang antara 2-4%.


Kalau kita lihat pakai inflation tool.

Misal ada barang harga 500 rupiah di tahun 2000, maka harganya sekarang jadi sekitar 1800.




Dari situ kita bisa ambil kesimpulan kan misal ada orang yang nabungin uangnya sebesar 500 rupiah aja tanpa uangnya dibuat produktif, maka uang yang dulunya bisa beli Indomie sekarang sudah gak bisa lagi.


Dari sini, seharusnya kita bisa paham kenapa seseorang harusnya bukan hanya sekedar menabung saja, tapi juga membuat uangnya bisa produktif, bertumbuh, dan seenggaknya uang tersebut masih bisa dipakai di masa depan walau barang-barang harganya sudah naik.


Makanya ada pelajaran tahap lanjut nih dalam kehidupan, yaitu pentingnya berinvestasi.


Ini penting banget untuk mengubah mindset kita karena aku sendiri sadar bahwa waktu masih kecil, kita diajarkan untuk selalu menabung.


Kita harusnya nambah ilmu selanjutnya.

Bahwa bukan hanya menabung, tapi kita juga harus berinvestasi agar bisa menjadikan uang yang kita tabung itu bisa bertumbuh, setidaknya bisa melawan inflasi.


_____


Nah itu tuh seharusnya jadi ilmu dasar yang harus dipahami seluruh manusia, khususnya di Indonesia yang mengalami inflasi tinggi.


Kalau targetnya untuk melawan inflasi sih, taruh uang nya paling enggak ya di deposito bank.


Ingat, deposito bank ya. Bukan hanya sekedar tabungan.

Coba deh aku lihatkan perbandingannya.


Source: BCA

Bisa lihat sendiri kan bagaimana suku bunga tabungan cuma 0 - 0.2% sedangkan deposito bisa sampai 3%.
Deposito saja masih 3%, padahal inflasi Indonesia bisa sampai 4%. 
Hmm itu dia sebenarnya kita harus nih belajar lebih lanjut gimana caranya cari investasi yang bisa mengalahkan inflasi. 
Makanya aku ada bahas kan kayak Saham dan Reksadana gitu di video Youtube aku sebelum-sebelumnya.

____


Cuma gak cuma sampai situ.

Seharusnya kita juga belajar sama yang namanya konsep ‘uang harusnya ikut bekerja untuk kita’.

Aku suka liat cuplikan kata bu Sri Mulyani yang viral beberapa waktu lalu.


Ada juga kutipan bagus dari Warren Buffett yang mengatakan:

"If you don't find a way to make money while you sleep, you will work until you die"

(Kalau kamu tidak menemukan cara untuk menghasilkan uang ketika tidur, maka kamu akan bekerja sampai mati)


Disini yang beliau maksud cara menghasilkan uang ketika tidur itu yaa dengan investasi.

Kita cukup taruh uang itu di aset yang bisa bikin uang kita produktif, dan kita tinggal aja deh uangnya bekerja untuk kita.


_______


Ngomong-ngomong soal konsep investasi tuh yaa...

Jadi kan seperti yang kita tahu. Uang itu penting banget dalam kehidupan ya kan.

Sering kita dengar ada orang punya ide mau bikin usaha yang bagus, tapi dia terkendala ga punya modal.


Padahal kalau orang ini punya modal, dia bisa mutar si uang yang jadi modal itu berkali kali lipat.


Di sisi lain, ada orang yang kayak kita-kita ini, punya uang tabungan, uang berlebih di rumah.


Bayangin deh, ada orang yang butuh uang, sedangkan kita cuma diamkan aja uang kita di rumah. 


Harusnya uang kita bisa dipakai dia buat jadi modal kan.


Disini aku bisa bilang, kita yang investasi itu adalah orang yang berbaik hati karena udah bantu dia.

 Selain itu, dia juga bantu kita agar menjadikan uang kita lebih produktif.


1. Uang kita dikelola oleh orang

2. Uang kita bantu dia buat bekerja.

3. Uang kita dibuat sama si orang tersebut jadi produktif

4. Uang kita jadi bisa bertumbuh

5. Kita pun dapat bagi hasil dari kesuksesan orang tersebut


Disinilah kalau teman-teman belajar Keuangan Islam, ada yang namanya akad Mudharabah.

Dan kalau uang kita dipakai oleh perusahaan yang punya badan usaha berbentuk PT terbuka, itu istilahnya kita investasi saham.


Semudah itu kan.


Mungkin ada pikiran? Ya mending uangnya aku kelola sendiri aja biar ga cuma dapat bagian kecil hasilnya.


Yakin?


Memangnya kalian punya waktu dan kemampuan untuk punya usaha sendiri?

Kalau belum mampu, menurutku mending kita fokus aja sama apa yang kita bisa.


Misalnya nih suamiku tetap jadi programmer, tapi dengan dia investasi di perusahaan Indofood, dia bisa dapat keuntungan jual indomie.


Dari situ, suami aku masih tetap bisa ngoding sesuai passion dia, tapi juga masih dapat keuntungan jualan mie instan.


Yuk mulai investasi :)


Buat uang bekerja untuk kita, bukan kita aja yang mati-matian kerja untuk cari uang :)



Best,

S.

You May Also Like

0 comments

Instagram