Belajar dari Mengajar
by
Sintia Farach Dhiba
- June 19, 2019
Waktu berlalu sangat cepat, tidak terasa telah 8 bulan aku menjalankan pekerjaan part time (arubaito, dalam bahasa Jepang) ku sebagai guru di sebuah sekolah international, lebih tepatnya disebut kindergarten sih karena aku mengurusi anak berusia antara 3-7 tahun.
Kalau aku ingat pertama kali saat menjalankan pekerjaan itu. Ingin rasanya aku berhenti saat itu juga.
Sebagai anak bungsu, aku sangat tidak berpengalaman untuk berurusan dengan anak kecil
Rasanya di pagi hari aku harus berangkat bekerja adalah sebuah lanjutan mimpi buruk dari tidur di malam harinya.
Hanya kak Irfan yang membuatku jadi berpikir untuk bertahan, ketika dia berkata:
"Setiap awal pasti sulit. Kalau kamu tidak pernah mencoba untuk memahami anak kecil, sampai kapan kamu tidak memahami mereka, Sintia!"
Aku berkata bahwa aku akan mencobanya selama 3 bulan saja, namun entahlah semakin hari rasanya aku malah belajar banyak hal. Sangat banyak.
Kalau aku ingat pertama kali saat menjalankan pekerjaan itu. Ingin rasanya aku berhenti saat itu juga.
Sebagai anak bungsu, aku sangat tidak berpengalaman untuk berurusan dengan anak kecil
Rasanya di pagi hari aku harus berangkat bekerja adalah sebuah lanjutan mimpi buruk dari tidur di malam harinya.
Hanya kak Irfan yang membuatku jadi berpikir untuk bertahan, ketika dia berkata:
"Setiap awal pasti sulit. Kalau kamu tidak pernah mencoba untuk memahami anak kecil, sampai kapan kamu tidak memahami mereka, Sintia!"
Aku berkata bahwa aku akan mencobanya selama 3 bulan saja, namun entahlah semakin hari rasanya aku malah belajar banyak hal. Sangat banyak.










